
Konsistensi Tingkatkan Mutu: Hari Kedua Observasi Kinerja Guru di SMKN 1 Bandar Lampung Berjalan Kondusif
Melanjutkan agenda penjaminan mutu pembelajaran, SMK Negeri 1 Bandar Lampung melaksanakan hari kedua Kegiatan Observasi Praktik Kinerja Guru pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian penilaian kinerja periode Januari – Desember 2026 yang bertujuan untuk memotret secara objektif kualitas pengajaran di dalam kelas.


Pada hari kedua ini, suasana pembelajaran terpantau sangat kondusif dan interaktif. Para guru tampak antusias menyajikan materi dengan berbagai metode yang melibatkan keaktifan murid, sementara tim observer melakukan pengamatan dengan seksama.


Sambutan Kepala Sekolah
“Kami melihat semangat yang luar biasa dari bapak/ibu guru di hari kedua ini. Konsistensi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik adalah kunci. Observasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menemukan potensi terbaik dari setiap guru yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Harapan kami, proses ini akan bermuara pada terciptanya pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi seluruh murid.”
Dr. Armina, M.Pd. Kepala SMK Negeri 1 Bandar Lampung


Potret Interaksi di Ruang Kelas
Berdasarkan dokumentasi kegiatan hari kedua, terlihat beberapa aspek positif dalam pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM):
- Pendekatan Personal: Guru terlihat aktif mendatangi meja murid satu per satu untuk memberikan bimbingan langsung, memastikan setiap murid memahami materi yang disampaikan.
- Pemanfaatan Teknologi: Penggunaan perangkat digital di laboratorium komputer dan ruang teori menunjukkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran.
- Diskusi Terbuka: Tercipta suasana diskusi yang hangat antara guru dan murid, menandakan bahwa ruang kelas di SMKN 1 Bandar Lampung adalah ruang yang aman dan nyaman untuk berekspresi.


Kegiatan observasi ini akan terus berlanjut sesuai jadwal yang telah ditetapkan. SMK Negeri 1 Bandar Lampung berkomitmen untuk menjadikan hasil observasi ini sebagai landasan dalam merancang program pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi para pendidik.







