
Semai Energi Positif Sejak Pagi, SMKN 1 Bandar Lampung Konsisten Budayakan Gerakan 3S (Senyum, Sapa, Salam)
BANDAR LAMPUNG – Membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam penguasaan keahlian teknologi dan industri tetapi juga matang dalam etika dan kepribadian adalah komitmen mutlak yang terus dijaga oleh SMKN 1 Bandar Lampung. Komitmen nyata ini secara konsisten diwujudkan melalui kegiatan pembiasaan rutin setiap pagi, yaitu gerakan 3S (Senyum, Sapa, Salam), seperti yang terlihat pada hari Selasa, 9 Juni 2026.
Kegiatan penyambutan di area pintu gerbang masuk utama sekolah ini dilaksanakan utamanya untuk menanamkan budaya santun, tata krama, serta kedisiplinan yang tinggi kepada seluruh siswa. Melalui sapaan hangat dan jabat tangan erat di awal hari, sekolah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, harmonis, serta dipenuhi oleh energi positif sebelum proses pembelajaran dimulai.
Sejak pagi hari sebelum bel masuk berbunyi, dewan guru yang bertugas piket telah berdiri berjejer dengan ramah mengenakan seragam dinas batik rapi. Sementara itu, para murid yang tiba di sekolah langsung berbaris dengan sangat tertib. Satu per satu siswa menyapa, mengucapkan salam, dan menyalami bapak ibu guru mereka dengan penuh rasa hormat, takzim, dan kekeluargaan.
Kepala SMKN 1 Bandar Lampung, Dr. Armina, M.Pd., memberikan penekanan khusus mengenai esensi jangka panjang dari pembiasaan luhur ini bagi masa depan peserta didik di dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Keterampilan teknis yang hebat tidak akan ada artinya jika tidak dibarengi oleh karakter dan attitude yang baik. Melalui konsistensi gerakan 3S (Senyum, Sapa, Salam) setiap pagi ini, kita sedang melatih soft skills dasar murid-murid agar tumbuh menjadi pribadi yang menghargai sesama, ramah, dan adaptif. Ketika atmosfer ramah anak ini terbangun, mereka akan belajar dengan bahagia. Karakter santun seperti inilah yang kelak akan membedakan lulusan SKANSA dan membuat mereka sangat disukai serta dicari oleh dunia industri,” tutur Dr. Armina, M.Pd.
Pembiasaan ini juga merupakan bagian integral dari implementasi Kurikulum Merdeka dalam memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada aspek akhlak mulia kepada sesama manusia. Ikatan emosional dan rasa saling menghormati antara pendidik dan anak didik yang dipupuk sejak pagi hari terbukti mampu meningkatkan motivasi serta efektivitas proses belajar mengajar di dalam kelas.
Dengan konsistensi penyemaian karakter luhur ini, SMKN 1 Bandar Lampung optimis dapat terus memelihara lingkungan sekolah yang berbudaya, aman, dan berintegritas tinggi, sekaligus mencetak lulusan vokasi yang cerdas kompetensinya dan santun perilakunya.



