
Tingkatkan Kompetensi Profesional, Guru Pemasaran SMKN 1 Bandar Lampung Ikuti Pemagangan Industri Alfamart Class
BANDAR LAMPUNG – Dalam upaya memperkokoh pilar link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan sektor industri nasional, SMKN 1 Bandar Lampung kembali meluncurkan program strategis peningkatan mutu pendidik. Kali ini, jajaran tenaga pendidik dari Konsentrasi Keahlian Pemasaran terlibat aktif dalam kegiatan Pemagangan dan Pelatihan Guru melalui Alfamart Class Program for Teacher.
Program pemagangan dan pelatihan intensif ini dilaksanakan utamanya untuk meningkatkan kompetensi profesional guru, memperkuat pemahaman mendalam terhadap praktik kerja riil di industri ritel modern, serta mendukung penyelarasan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Melalui transfer pengetahuan langsung dari instruktur berpengalaman, para guru dibekali dengan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan ritel terkini, strategi penataan produk (visual merchandising), hingga pemanfaatan teknologi kasir terintegrasi.
Berdasarkan dokumentasi kegiatan yang dirilis, proses pelatihan dan pemagangan berlangsung sangat aplikatif. Para guru produktif Pemasaran tidak hanya menyimak materi presentasi di ruang kelas komputer, melainkan juga langsung melakukan simulasi pengelolaan barang di rak display contoh bersama tim instruktur dari Alfamart. Sinergi yang hangat ini ditutup dengan sesi dokumentasi bersama di depan media presentasi program kelas industri.

Kepala SMKN 1 Bandar Lampung, Dr. Armina, M.Pd., menegaskan bahwa kualitas lulusan siswa sangat dipengaruhi oleh seberapa relevan dan mutakhirnya kompetensi yang dimiliki oleh gurunya.
“Kami terus mendorong bapak dan ibu guru untuk keluar dari zona nyaman dan belajar langsung ke pusat industri. Melalui program Pemagangan Guru Alfamart Class ini, kompetensi pedagogik dan profesional para pendidik kita diperbarui sesuai standar kerja retail modern. Dampak positifnya akan langsung dirasakan oleh murid-murid di kelas, karena mereka akan mendapatkan transfer ilmu, tips praktis, serta simulasi kerja yang akurat. Inilah esensi sejati dari pengembangan Kurikulum Merdeka di sekolah kejuruan,” jelas Dr. Armina, M.Pd.
Dengan bergulirnya program pelatihan dan pemagangan yang terstruktur ini, SMKN 1 Bandar Lampung optimis bahwa iklim belajar di Konsentrasi Keahlian Pemasaran akan semakin adaptif, kompetitif, dan mampu melahirkan calon-calon pengelola ritel maupun wirausahawan muda yang andal serta siap terserap optimal di jaringan industri global.




