Back

Jamin Mutu Kompetensi Vokasi, SMKN 1 Bandar Lampung Gelar Kegiatan Witness LSP P-1

BANDAR LAMPUNG – Sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan (SMK PK), SMKN 1 Bandar Lampung terus memperkuat posisinya dalam mencetak lulusan kompeten yang diakui oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Hal ini ditunjukkan dengan diselenggarakannya agenda krusial berupa kegiatan Witness LSP P-1 (Penyaksian Uji Penambahan Ruang Lingkup LSP P-1) SMK Negeri 1 Bandar Lampung.

Kegiatan witness atau penyaksian uji ini dilaksanakan utamanya sebagai tahapan validasi resmi untuk memastikan bahwa skema kompetensi baru, perangkat asesmen, sarana prasarana laboratorium, serta performa para asesor di SMKN 1 Bandar Lampung telah memenuhi standar ketat yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melalui penambahan ruang lingkup ini, lembaga sertifikasi profesi pihak pertama (LSP P-1) sekolah diharapkan dapat memperluas jenis klaster sertifikasi keahlian yang dapat diujikan secara mandiri kepada peserta didik.

Proses verifikasi dan uji petik performa ini berlangsung secara ketat di beberapa laboratorium kompetensi keahlian sekolah, di antaranya laboratorium kuliner (tata boga) serta ruang praktik kriya/tata busana.

Ketua LSP SMKN 1 Bandar Lampung, Yus Susanti, M.Kom., menegaskan bahwa penambahan ruang lingkup ini merupakan lompatan strategis bagi akreditasi keahlian sekolah.

“Kegiatan Witness LSP P-1 ini adalah langkah nyata kita untuk memberikan jaminan mutu terbaik bagi kompetensi keahlian murid-murid. Dengan bertambahnya ruang lingkup skema sertifikasi yang kita miliki, anak-anak kelak tidak hanya lulus membawa ijazah, tetapi juga mengantongi sertifikat kompetensi berlambang Garuda Emas dari BNSP yang diakui secara nasional maupun internasional,” jelas Yus Susanti, M.Kom.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMKN 1 Bandar Lampung, Dr. Armina, M.Pd., yang memantau jalannya kegiatan memberikan dukungan penuh atas kelancaran proses penyaksian uji ini. Komitmen manajemen sekolah dalam mendukung penguatan LSP P-1 menjadi bukti keseriusan sekolah dalam mewujudkan jargon Vokasi Kuat, Menguatkan Indonesia.

Berdasarkan dokumentasi dari tim Humas, rangkaian kegiatan witness di lapangan diisi dengan simulasi uji kompetensi pembuatan produk kuliner (kue/pastry), teknik memasak komersial, hingga penilaian ketelitian pola jahitan pada komoditas busana yang dilakukan langsung di hadapan tim penilai eksternal.

Dengan terlaksananya program witness penambahan ruang lingkup ini, SMKN 1 Bandar Lampung siap mencetak generasi muda vokasi yang unggul, berdaya saing global, serta memiliki keahlian tersertifikasi yang akurat sesuai kebutuhan industri modern.